Saturday, 22 October 2016

APAKAH AL-QUR'AN ITU ?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hebatnya Al Qur'an itu, meskipun yang membaca memiliki lidah
(baca: logat) yang bermacam-macam, bacaannya tidak akan berubah atau tercampur-campur. Al Qur'an tidak akan membuat jenuh bagi siapa saja yang mendalaminya. Keunikan Al Qur'an tidak akan pernah habis di depan jin dan manusia (lihat QS. Al Jin: 1-3).

APAKAH AL-QUR'AN ITU ?


Sayyidina Ali bin Abi Thalib menyatakan bahwa Al Qur'an adalah berita mengenai sejarah masa lalu, kabar tentang peristiwa yang akan terjadi, dan hukum tentang peristiwa di antara umat manusia. Kata-kata di dalam Al Qur'an tidaklah main-main. Siapa yang menjauhi Al Qur'an akan binasa, yang menjadikan pedoman selain Al Qur'an akan disesatkan oleh Allah. Al Qur'an merupakan tali kuat yang takkan putus. Dia adalah peringatan yang bijaksana, jalan yang lurus, dan tidak akan pernah terkontaminasi oleh hawa nafsu.
Sayyidina Umar bin Khattab mengatakan bahwa Al Qur'an bisa mengangkat sebagian kaum dan bisa juga menjatuhkannya. Menurut Ibnu Abbas, seperti yang diriwayatkan oleh Turmudzi, Rasulullah Saw bersabda bahwa orang yang di dalam hatinya tidak ada ayat suci Al Qur'an, maka hatinya bagaikan rumah yang rusak.
Rasulullah Saw, melalui hadis yangndiriwayatkan oleh Imam Bukhari, telah pula bersabda bahwa orang yang terbaik di sisi Allah adalah orang yang belajar Al Qur'an, kemudian mengajarkannya. Masya Allah, betapa agung Al Qur'an. Pantaslah jika menjelang Rasulullah wafat, beliau mewasiatkan dual hal yang dengannya takkan ada manusia yang tersesat selama-lamanya. Yaitu Al Qur'an, dan sunnah Rasulullah Saw.
Namun, dengan keagungan Al-Qur’an tersebut manusia beragam menyikapinya. Hal tersebut sesuai yang tertera dalam QS fathir : 32:
“Kemudian Kitab itu kami wariskan kepada orang-orang yang kami pilih di antara hamba-hamba kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. yang demikian itu adalah karunia yang amat besar”.( Q.S. Al-fathir : 32)

Berdasarkan ayat di atas, menurut Al-Qur’an sikap manusia terhadap Al-Qur’an yaitu ada tiga bagian :
Orang yang dzalim yaitu orang yang mengabaikan Al-Qur’an
Orang yang tidak serius yaitu asal-asalan
Orang yang benar-benar konsisten lahir batin dengan Al-Qur’an

Perlakuan kita setiap hari terhadap Al-Qur’an ada tiga macam

Membacanya paling sedikit satu juz, sehingga dalam satu bulan bisa khatam membaca Al-Qur’an
Menghapalnya satu, dua atau tiga ayat, sehingga dalam tenpo beberapa tahun bisa hafal Al-Qur’an secara  keseluruhan
Memahami isinya, paling tidak satu atau dua ayat, sehingga Al-Qur’an menjadi petunjuk hidup

Ada empat misi Al-Qur’an diturunkan :
1.  1.Hidayah ke jalan Allah
“Sesungguhnya Al Quran Ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar”. (QS. Al-Isra’ : 9)

2.   2. Memunculkan kepribadian muslim yang sempurna
 “Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang Melihat. Dan tidak (pula) sama gelap gulita dengan cahaya.Dan tidak (pula) sama yang teduh dengan yang panas. Dan tidak (pula) sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati. Sesungguhnya Allah memberi pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang didalam kubur dapat mendengar”. (QS. Al-Fathir : 19-22)

3.    3.Mewujudkan cita-cita masyarakat Islam yang Qur’ani
 “Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu[605], Ketahuilah bahwa Sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya[606] dan Sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan”. (QS. Al-Anfal :24)

4.       4.Memimpin umat untuk menghapuskan kebodohan
 “Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya. Dia-lah yang mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci”. (QS. Al-Shaf : 8-9)

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : APAKAH AL-QUR'AN ITU ?

1 komentar: